Lalu lintas transportasi selalu menjadi hal utama bagi setiap moda mobilitas. Sebab, semakin ramainya masyarakat yang bepergian maka akan meningkatkan terjadinya kepadatan lalu lintas baik di darat, air, maupun udara. Khususnya transportasi udara, mengatur lalu lintas penerbangan yang semakin pada bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

Menyadari hal tersebut Perusahaan umum (perum) Lembaga Penerbangan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNI) atau dikenal dengan AirNav Indonesia saat ini telah resmi menggunakan teknologi Air Traffic Control System (ATS) yang baru bernama Top Sky. Penggunaan ATS Top Sky ini adalah yang pertama kali digunakan AirNav Indonesia untuk Bandara Makassar.

Menteri perhubungan Iganasius Jonan turut hadir dalam peresmian sistem baru ini. Dirinya menuturkan, perubahan ATS Eurocat-X menjadi Top Sky merupakan peningkatan navigasi udara. Dengan peningkatan navigasi ini, salah satu perubahannya adalah Flight Plan yang seharusnya menggunakan converter dan alat bantu lain, kini seluruhnya menjadi otomatis.