INDONESIA mengirimkan empat hawker jajanan pinggir jalan atau street food yang sudah tersohor ke ajang World Street Food Congress 2015 (WSFC) yang digelar di Singapura, pada 8 hingga 12 April 2015. Empat street food itu yaitu Soto Ambengan Pak Sadi Asli, Gudeg Yu Nap, Kupat Tahu Gempol dan Ayam Taliwang Bersaudara.

Selain Indonesia, ada sekira 11 negara lainnya yang menawarkan street food andalan negara mereka untuk memeriahkan festival kuliner ini. Termasuk Indonesia yang akan turut serta dalam ajang tersebut.

Empat jajanan pinggir jalan Nusantara legendaris tersebut yaitu, Soto Ambengan Pak Sadi Asli yang sudah berdiri sejak 1971. Hingga saat ini, cabang Soto Ambengan Pak Sadi Asli sudah tersebar di Surabaya, Jakarta, Bandung, Bali dan Palembang.

soto

Guded Yu Nap, merupakan sajian gudeg yang cukup legendaris. Gudeg ini merupakan racikan dari perpaduan gudeg bergaya Yogya dan Solo. Menu ini dipelajari Yu Nap dari neneknya saat berusia 19 tahun. Anda bisa merasakan kelezatan gudeg ini di kawasan Gunung Batu, Bandung, Jawa Barat.

gudeg

Kupat Tahu Gempol, ini merupakan salah satu jajanan kaki lima yang cukup legendaris di Kota Kembang, Bandung, Jawa Barat. Gerainya sudah berdiri sejak 1975 dan sudah memiliki beberapa cabang. Kendati demikian, gerai yang ramai dikunjungi adalah yang berada di kawasan Pasar Gempol, Bandung, Jawa Barat.

kupat-tahu-gempol

Ayam Taliwang Bersaudara, Gerai yang sudah berdiri sejak tahun 1986 ini menyediakan makanan khas Desa Taliwang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dengan rasa yang khas dan tentunya akan memanjakan lidah penikmatnya.

ayam

disadur dari Okezone
Advertisement Advertise your own
Ads Telkom Indonesia
0 Komentar
Tambahkan komentar dengan Akun GNFI / Facebook ...
READ NEXT
BACK TO TOP
Anak Bangsa Berhasil Temukan 3 Inovasi Baru Soal Plastik Ramah Lingkungan
Anak Bangsa Berhasil Temukan 3 Inovasi Baru Soal Plastik Ramah Lingkungan
Kampanye kebersihan di Indonesia terus ditingkatkan tidak hanya tentang membuang sampah pada tempatnya, namun juga mulai menghindari penggunaan sampah plastik karena dianggap mencemari lingkungan. Sehingga mendorong anak-anak bangsa melalui komunitas yang peduli, melakukan deklarasi Indonesia bebas sampah 2020 yang dilakukan serentak pada 21 Februari yang lalu. Tidak hanya komunitas yang peduli
Kejadian-kejadian yang akan Mengguncang Pariwisata Dunia di 2016. Satu dari Indonesia
Kejadian-kejadian yang akan Mengguncang Pariwisata Dunia di 2016. Satu dari Indonesia
 Untuk para traveler, tahun 2016 menjanjikan rangkaikan kejadian-kejadian di seluruh dunia yang tak hanya menawarkan alasan sempurna untuk kembali berpetualang, namun juga akan mengubah cara kita berpetualang. Mulai dari Pilpres di AS hingga keriuhan Olimpiade Rio (Brazil), ada beberapa events yang akan membuat petualangan kita patut dikenang dan dirayakan...sampai akhir hayat. Inilah
Sentosa, Pekuburan Tionghoa Terluas di Asia Tenggara
Sentosa, Pekuburan Tionghoa Terluas di Asia Tenggara
Di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, di kota ini di setiap sudutnya selalu ada saja bangunan yang menjadi tempat ibadah penganut Kong Hu Cu ini, selain itu banyak pula ditemukan makam-makam orang Tionghoa yang tersebar di berbagai tempat, salah satu yang terkenal dan paling luas adalah Pemakaman Sentosa.
Hore! Pengamatan GMT Dapat Dukungan Koneksi Internet Kecepatan Tinggi
Hore! Pengamatan GMT Dapat Dukungan Koneksi Internet Kecepatan Tinggi
Gegap gempita pada fenomena alam langka berupa Gerhana Matahari Total (GMT) di Indonesia masih terus memanas. Tidak hanya wisatawan yang berbondong-bondong mempersiapkan diri untuk mengamati fenomena ini namun juga para peneliti dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia sendiri. Hal ternyata ini memberikan konsekuensi tersendiri dalam hal infrastruktur. Dipastikan, untuk keperluan pengamatan
Kota-kota Plat AG Bakal Punya Bandara?
Kota-kota Plat AG Bakal Punya Bandara?
Pembangunan insfratruktur transportasi masal terus berkembang di berbagai tempat di Indonesia. Bandara sebagai salah satu aspek penting dalam mobilitas masyarakat dengan waktu tempuh yang singkat menjadi sesuatu yang dipandang penting bagi beberapa kota strategis di Indonesia. Tidak terkecuali bagi wilayah eks Karesidenan Kediri yang direncanakan bakal memiliki bandara baru. Pembangunan bandar
Ini Dia Paguyuban Nama Asep se-Dunia
Ini Dia Paguyuban Nama Asep se-Dunia
Lahirnya Paguyuban Asep Dunia (PAD) ini muncul sejak tahun 2008 melalui jejaring sosial, digagas pertama kali oleh Asep Iwan Gunawan yang penasaran dan kemudian membuat sebuah group : "How Many Asep There Are in Facebook?".