Tahun ini Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara tengah menata seluruh obyek wisata yang ada di daerah itu. Mulai dari wisata alam, sejarah, hingga budaya. Oleh karena itu, tahun ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kolaka tengah menyusun jadwal paket wisata.

Paket wisata ini nantinya akan memudahkan bagi para pelancong yang berasal dari luar kota Kolaka. Berakhir pekan di Kolaka, pelancong bisa menikmati seluruh tempat wisata yang ada di daerah yang disebut juga sebagai Wonua Sorume.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kolaka, Hasmito Dahlan mengatakan bahwa untuk menjangkau Kota Kolaka, ada tiga fasilitas yang bisa digunakan oleh pelancong. Pertama menggunakan jalur laut dengan rute pelabuhan Bajoe dan Siwa (Sulawesi Selatan) ke pelabuhan Kolaka (Sulawesi Tenggara).

Sementara untuk jalur darat bisa ditempuh lewat jalur trans Sulawesi. Ada juga jalur udara yang bisa ditempuh hanya dalam 45 menit dari Bandara internasional Hasanuddin Makassar ke Bandara Sangia Nibandera Kolaka.

“Memang agenda wisata akhir pekan tengah kita rancang. Jadi untuk pengunjung dari luar kota bisa memulai perjalanan dari tempat masing-masing itu hari Jumat. Sabtu pagi sudah tiba di Kolaka. Hari Sabtu dan Minggu itu bisa dipergunakan untuk mengunjungi dan menikmati pariwisata dan budaya di Kolaka,” kata Hasmito Dahkan kepada Kompas Travel.

Berikut rancangan perjalanan yang disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kolaka. Sabtu pagi Anda bisa menikmati suasana Pantai Mandara sebagai pusat wisata tengah kota. Siang harinya bisa mengunjungi Sungai Tamborasi, salah satu sungai terpendek di dunia yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota.

Lalu bisa juga menikmati pusat permandian air panas dan Pantai Pasir Putih. Malam harinya disuguhkan hiburan rakyat dan budaya di kompleks rumah adat.

“Sementara untuk hari Minggu bisa wisata religi ke makam Raja Sangia Nibandera dan sejumlah tempat lainnya. Setelah itu belanja suvenir. Nah setelah itu semua pengunjung bisa kembali pulang ke daerah asal mereka. Jadi liburan akhir pekan pasti menyenangkan di Kolaka,” tegasnya.

Memang paket wisata ini di dikelola langsung oleh dinas terkait. Bahkan jika pengunjung butuh pemandu wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kolaka akan menyiapkan. Jadi untuk Anda yang gemar traveling dan berwisata, Kolaka adalah tempat yang tepat. Masih banyak obyek wisata di daerah ini yang belum dieksplor secara luas. Jadi keramahan alam dan penduduk lokal bisa Anda dapatkan jika berwisata di Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara.

sumber: kompas
Advertisement Advertise your own
Ads Telkom Indonesia
0 Komentar
Tambahkan komentar dengan Akun GNFI / Facebook ...
READ NEXT
BACK TO TOP
Startup-startup terbaik Indonesia
Startup-startup terbaik Indonesia
INFOGRAFIS 9 hours ago
Dolo-dolo Bagi para Pemburu Gerhana Matahari Total di Tidore
Dolo-dolo Bagi para Pemburu Gerhana Matahari Total di Tidore
Tak hanya menyiapkan berbagai fasilitas dan acara untuk wisatawan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara telah menyiapkan sebuah tradisi budaya. Mereka akan menyuguhkan tradisi dolo-dolo kepada para wisatawan mancanegara saat Gerhana Matahari Total (GMT) berlangsung.Dolo-dolo merupakan sebuah tradisi budaya yang biasa dilakukan ketika terjadi gerhana matahari atau
Danau ini Simpan "Buku Sejarah" Iklim Terlengkap di Nusantara
Danau ini Simpan "Buku Sejarah" Iklim Terlengkap di Nusantara
Danau Towuti di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyimpan "buku sejarah" iklim terlengkap di Indonesia. "Buku sejarah" itu berupa lapisan-lapisan sedimen yang berada di dasarnya.
Inilah 9 Danau Terbesar Di Indonesia
Inilah 9 Danau Terbesar Di Indonesia
Danau adalah cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air, baik air tawar maupun asin, yang keseluruhan cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan. Karenanya untuk menentukan ukuran (besarnya) danau perlu memperhatikan paling tidak dua aspek yaitu luas permukaan dan volume air. Jumlah danau di Indonesia mencapai ribuan. Menurut data Kementerian Lingkungan
Inilah Masjid Tertua di Kalimantan Barat yang Indah
Inilah Masjid Tertua di Kalimantan Barat yang Indah
Masjid ini dahulu pernah direnovasi oleh Sultan Muhammad Sjafiuddin II. Lokasi masjid sebelumnya merupakan kediaman Sultan Umar Akamuddin I (1708-1732M) yang kemudian berubah fungsi menjadi sebuah mushola. Inilah Masjid Jami Kesultanan Sambas yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Barat. Pemberian nama masjid ini dilakukan oleh Sultan Muhammad Sjafiuddin II. Masjid ini
Sajian Istimewa dari Tanah Rempah
Sajian Istimewa dari Tanah Rempah
Sejak dahulu tanah Maluku terkenal dengan kekayaan rempah-rempahnya. Masyarakat Maluku bahkan pandai untuk memodifikasi atau meracik berbagai ragam kuliner mulai dari makanan hingga minuman dengan bahan dasar rempah. Ragam kuliner tersebut menghasilkan sajian istimewa nan khas yang mampu menggugah selera setiap orang yang mencicipinya.