by Akhyari Hananto

Inilah salah satu tempat di dunia yang selalu saya impikan untuk saya kunjungi. Dan hingga kini saya belum sempat ke tempat luar biasa ini, tempat dimana sejarah dunia dicetak, salah satu tempat paling indah di seluruh muka bumi, setidaknya menurut saya yang begitu terbius oleh kedahsyatan sejarah dan cerita-cerita masa lalunya. Dan saya tak pernah berhenti berdoa kepada Tuhan saya, agar saya diberikan kesempatan berkunjung dan mencium tanah Kepulauan Banda yang selalu muncul dalam mimpi-mimpi saya.

Sejak abad pertama Masehi, kepulauan Banda telah menjadi produsen tunggal rempah-rempah seperti pala dan fuli. Pulau Banda dikunjungi oleh banyak kapal dari Cina, India, dan Arab. Rempah-rempah ini sangat berharga dan dijual dengan keuntungan yang sangat besar di pasar dunia saat itu.

Masyarakat Banda sangat bertumpu pada sumber daya alam rempah rempah hingga berubah setelah Belanda memonopoli perdagangan rempah-rempah dunia.

Meskipun memiliki reputasi besar, Pulau Banda hanya sekumpulan pulau kecil yang terdiri dari tiga pulau besar dan tujuh pulau yang  lebih kecil. Kepulauan ini bertengger di tepi jurang bawah laut terdalam Indonesia yaitu Laut Banda. Perairan di sini dapat mencapai kedalaman lebih dari 6.500 meter.

Dua pulau terbesar yaitu Banda Besar dan Naira, ditumbuhi banyak pohon pala. Pulau ketiga, yaitu Gunung Api atau 'puncak api' merupakan gunung berapi aktif. Di perairan sekitar pulau-pulau ini Anda akan menemukan beberapa taman bawah laut paling spektakuler. Anda dapat menikmati keindahan karang dan ikan berwarna-warni, berenang di air sebening kristal, menyelam, snorkeling, atau bahkan sekadar tamasya saja sudah cukup memuaskan hasrat berwisata bahari Anda.

Terletak 132 km tenggara Ambon, kepulauan ini merupakan daerah terpencil namun sangat indah. Dengan terumbu karang berwarna warni, perairan laut hangat, dan kehidupan laut yang eksotis. Banda adalah surga bagi para penyelam dari seluruh dunia untuk menjelajahi sebuah tempat menyelam yang paling terpencil dan sangat alami di dunia.

Saat ini, Banda telah menyihir para penyelam, pelaut, dan kapal pesiar dari seluruh dunia dengan keindahan alamnya. Baik di atas maupun di bawah laut, keindahan Banda dapat disejajarkan dengan keindahan Raja Ampat di Papua, sebuah surga wisata bahari lain di Indonesia Timur.

Kepulauan Banda merupakan salah satu tujuan wisata Indonesia yang paling populer bagi para penyelam. Baik penyelam ahli maupun pemula. Semua dapat menyelam dari laguna dangkal di antara Bandaneira dan Gunung Api hingga ke dinding vertikal di Pulau Hatta.

Kemanapun kita pergi berkeliling  maka kita akan menemukan pemandangan tropis yang menakjubkan, sejarah yang luar biasa, penduduk yang ramah, dan beragam terumbu karang yang masih alami.

Inilah serpihan surga di timur Nusantara. Ya Allah ya Tuhanku yang maha pengasih...ijinkan hambamu ini mengunjungi surga dunia ini. 

Untuk Kepulauan Banda, Saya Takkan Berhenti Bermimpi

(mohon amienkan)

Kutipan : Indonesia.Travel

Foto: Seeuinidonesia

Advertisement Advertise your own
Ads Telkom Indonesia
0 Komentar
Tambahkan komentar Anda...
READ NEXT
BACK TO TOP
"..dan Perahu Kami Seolah Melayang di Udara"
"..dan Perahu Kami Seolah Melayang di Udara"
 Ada pemandangan istimewa di Dermaga Alor Kecil di Pulau Alor pagi tadi. Di pelabuhan kecil yang melayani pelayaran ke pulau-pulau terdekat Alor itu saya melihat ada tiga anak kecil yang sedang mengambil ikan-ikan yang mengapung di permukaan laut. Ikan-ikan itu mereka ambil tanpa susah payah, karena sudah mati atau sedang
Pasangan Musisi Indie Penuh Prestasi
Pasangan Musisi Indie Penuh Prestasi
Endah N Rhesa, bagi kawan muda siapa yang tak mengenalnya? Lewat lagu When You Love Someone – nya, EAR, sebutan bagi Endah N Rhesa mereka mulai dikenal oleh penikmat lagu di Indonesia. Selain itu EAR juga sering membawakan lagu soundtrack untuk film seperti Cinta Dalam Kardus dan Bidadari Terakhir.
Ini Alasan Mengapa Yogyakarta Terpilih Menjadi Pusat Riset Energi Listrik Tenaga Surya
Ini Alasan Mengapa Yogyakarta Terpilih Menjadi Pusat Riset Energi Listrik Tenaga Surya
Kebutuhan Indonesia untuk energi semakin meningkat. Pemerintah bahkan bertekad untuk memenuhi target pemenuhan energi listrik sebesar 35 ribu Mega Watt listrik. Pembangunan infrastruktur pembangkit pun terus menerus dibangun untuk mencapai angka tersebut. Namun tentu saja proses riset harus tetap diperhatikan, oleh karena itu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT
382 Komunitas Siap Bergerak Untuk #BebasSampah2020
382 Komunitas Siap Bergerak Untuk #BebasSampah2020
Indonesia masih punya pekerjaan rumah besar terkait masalah sampah. Oleh sebab itu diperlukan upaya serius dalam pengolahan sampah yaitu dengan penyadaran masyarakat. "Pada 21 Februari nanti gerakan bebas sampah di seluruh Indonesia, semua masyarakat harus terlibat."
Manfaatkan Singkong, Tim Mahasiswa dari UGM ini Ciptakan Papan Partikel Berkualitas
Manfaatkan Singkong, Tim Mahasiswa dari UGM ini Ciptakan Papan Partikel Berkualitas
Siapa tak kenal dengan singkong? Tanaman ini disukai banyak orang karena selain memiliki umbi yang bisa diolah menjadi beragam penganan, daunnya pun dapat diolah menjadi sayuran. Namun, tahukah Anda jika ada bagian lain yang masih bisa dimanfaatkan dari tanaman ini. Bagian itu adalah batang tanaman singkong. Di tangan sekelompok mahasiswa UGM,
Kompor Bahan Bakar Limbah Pertanian Karya Anak Bangsa, Lebih Hemat
Kompor Bahan Bakar Limbah Pertanian Karya Anak Bangsa, Lebih Hemat
Kebutuhan energi dipedesaan yang umumnya masih sulit dijangkau oleh kompor-kompor modern berbasis listrik ataupun LPG tampaknya menjadi perhatian khusus. Produk kompor inovatif baru pun diciptakan untuk menjawab keterbatasan tersebut. Kompor tersebut beroperasi dengan menggunakan bahan bakar pellet berbasis limbah pertanian. Produk tersebut dipamerkan dalam Bali Clean Energi Forum di Bali