<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Good News From Indonesia &#187; Hidrokinetik</title>
	<atom:link href="http://goodnewsfromindonesia.org/tag/hidrokinetik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://goodnewsfromindonesia.org</link>
	<description>Beyond Headlines</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 May 2012 01:11:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Hydrokinetic Energy From The Lombok Strait</title>
		<link>http://goodnewsfromindonesia.org/hidrokinetik-energy-from-the-lombok-strait/</link>
		<comments>http://goodnewsfromindonesia.org/hidrokinetik-energy-from-the-lombok-strait/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 19:06:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Falseter</dc:creator>
				<category><![CDATA[Science & Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Hidrokinetik]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Powerplant]]></category>
		<category><![CDATA[Strait]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://goodnewsfromindonesia.org/?p=2924</guid>
		<description><![CDATA[As a country that has tens of thousands of islands, Indonesia has the energy derived from waves and ocean currents are large. One that can be developed is the utilization]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><span style="background-color: #ffffff" title="JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai negara yang memiliki belasan ribu pulau, Indonesia mempunyai energi yang bersumber dari gelombang dan arus laut yang besar.">As a country that has tens of thousands of islands, Indonesia has the energy derived from waves and ocean currents are large. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Salah satu yang dapat dikembangkan pemanfaatannya adalah gaya kinetik dari arus laut yang berada di selat.">One that can be developed is the utilization of the kinetic force of ocean currents in the strait. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Daerah yang memiliki potensi besar hidrokinetik untuk pembangkit listrik adalah Selat Sunda, Selat Bali dan Selat Lombok.">An area that has great potential for generating electricity hydrokinetic the Sunda Strait, the Strait of Bali and Lombok Strait.</span></span></p>
<p><span style="background-color: #ffffff" title="BJ Habibie, mantan Presiden RI yang juga bekas Menteri Negara Riset dan Teknologi memaparkan pemikirannya itu sebagai pembicara kunci pada acara tentang energi terbarukan untuk masa depan yang diselenggarakan Lembaga Swadaya Masyarakat di bidang lingkungan dan energi terbarukan termasuk nuklir, di Jakarta.">BJ Habibie, former President of Indonesia who is also former Minister of Research and Technology presented his ideas as the keynote speaker at the event on renewable energy for the future of organized non-governmental organizations in the field of environment and renewable energy, including nuclear, in Jakarta. </span><span style="background-color: #ffffff" title="LSM itu adalah Masyarakat Peduli Energi dan Lingkungan (MPEL), Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI), Institut Energi Nuklir (IEN), dan Women in Nuclear (WIN) Indonesia.">NGOs are Care Community Energy and Environment (MPEL), Indonesia Renewable Energy Society (METI), Association of Indonesian Nuclear Society (HIMNI), Institute of Nuclear Energy (IEN), and Women in Nuclear (WIN) Indonesia.</span></p>
<p><span style="background-color: #ffffff" title="Menurut pakar teknologi penerbangan ini, gaya kinetik di daerah selat tersebut memang tinggi karena menghimpun tekanan arus dari laut lepas.">According to </span><span style="background-color: #ffffff" title="Menurut pakar teknologi penerbangan ini, gaya kinetik di daerah selat tersebut memang tinggi karena menghimpun tekanan arus dari laut lepas.">this </span><span style="background-color: #ffffff" title="Menurut pakar teknologi penerbangan ini, gaya kinetik di daerah selat tersebut memang tinggi karena menghimpun tekanan arus dari laut lepas.">flight technology </span><span style="background-color: #ffffff" title="Menurut pakar teknologi penerbangan ini, gaya kinetik di daerah selat tersebut memang tinggi karena menghimpun tekanan arus dari laut lepas.">experts , the kinetic force in the straits area was high because the pressure to collect the current from the open sea. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Selat Sunda mendapat pasokan arus dari Laut China Selatan.">Sunda Strait currents supplied from the South China Sea. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Sedangkan Selat Bali dan Lombok mendapat aliran arus laut Samudera Pasifik yang melalui Selat Makasar.">Meanwhile, Bali and Lombok Strait have ocean currents flow through the Pacific Ocean Strait of Makassar. </span><span style="background-color: #ffffff" title="“Di Selat Lombok itulah tercatat arusnya yang terkuat di Indonesia,” ujar Habibie.">&#8220;In the Lombok Strait&#8217;s current is the strongest recorded in Indonesia,&#8221; Habibie said.</span></p>
<p><span style="background-color: #ffffff" title="Melihat lokasi selat itu berada di dekat Jawa dan Bali, maka menurutnya sumber energi terbarukan ini berpotensi untuk memenuhi kebutuhan daya listrik di interkoneksi Jamali (Jawa Madura Bali) pada masa depan.">Seeing the strait location near Java and Bali, according to a source of renewable energy has the potential to meet the needs of electric power in the interconnection Jamali (Java, Madura, Bali) in the future.</span></p>
<p><span style="background-color: #ffffff" title="Daya kinetik arus laut di Selat Lombok ini dapat difungsikan untuk memompa air naik ke tebing pantai di Bali Timur.">Kinetic power in the sea currents of Lombok Strait can be utilized to pump water up to the cliffs on the coast of East Bali. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Selanjutnya air laut itu digunakan untuk menggerakkan turbin di waduk buatan yang dapat dibangun di daerah itu.">Furthermore seawater was used to drive turbines in artificial reservoirs that can be built in the area. </span><span style="background-color: #ffffff" title="&quot;Pengelolaan potensi arus laut ini sebagai pembangkit dapat ditawarkan ke pihak swasta seperti halnya ladang minyak di lepas pantai,&quot; lanjutnya.">&#8220;Management of the potential of this ocean currents as a generator can be offered to private parties as well as oil fields off the coast,&#8221; he continued.</span></p>
<p><strong><em><span title="Masih mahal">Still expensive</span></em></strong></p>
<p><span style="background-color: #ffffff" title="Menanggapi pemikiran Habibie, Direktur Pengembangan Sumberdaya Energi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Unggul Priyanto yang juga Masyarakat Energi Indonesia, Jumat (5/2/2010) mengatakan, potensi energi dari laut itu telah dikaji BPPT.">In response to Habibie</span><span style="background-color: #ffffff" title="Menanggapi pemikiran Habibie, Direktur Pengembangan Sumberdaya Energi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Unggul Priyanto yang juga Masyarakat Energi Indonesia, Jumat (5/2/2010) mengatakan, potensi energi dari laut itu telah dikaji BPPT.">&#8216;s thought </span><span style="background-color: #ffffff" title="Menanggapi pemikiran Habibie, Direktur Pengembangan Sumberdaya Energi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Unggul Priyanto yang juga Masyarakat Energi Indonesia, Jumat (5/2/2010) mengatakan, potensi energi dari laut itu telah dikaji BPPT.">, Energy Resource Development Director of BPPT (Agency for the Assessment and Application of Technology), which is also Energy Society of Indonesia, </span><span style="background-color: #ffffff" title="Menanggapi pemikiran Habibie, Direktur Pengembangan Sumberdaya Energi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Unggul Priyanto yang juga Masyarakat Energi Indonesia, Jumat (5/2/2010) mengatakan, potensi energi dari laut itu telah dikaji BPPT.">Unggul Priyanto</span><span style="background-color: #ffffff" title="Menanggapi pemikiran Habibie, Direktur Pengembangan Sumberdaya Energi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Unggul Priyanto yang juga Masyarakat Energi Indonesia, Jumat (5/2/2010) mengatakan, potensi energi dari laut itu telah dikaji BPPT.">, Friday (5/2/2010) says, the potential energy of the sea has been studied by BPPT. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Hasilnya, belum layak sebagai pembangkit karena investasinya mahal.">The result, not satisfactory as a generator for an expensive investment. </span><span style="background-color: #ffffff" title="“Sampai sekarang hidrokinetik di dunia masih dalam taraf riset, belum ada yang komesial karena biaya produksi listrik yang dihasilkan per kWh masih sangat mahal,&quot; katanya.">&#8220;Until now hydrokinetic in the world is still in the research stage, no one has the commercial process for electricity production because the cost per kWh generated is still very expensive,&#8221; he said.</span></p>
<p><span><span style="background-color: #ffffff" title="Sementara itu pemanfaatan gelombang laut di pesisir Lombok">Meanwhile, the use of ocean waves in coastal Lombok</span></span><span><span style="background-color: #ffffff" title="Sementera itu pemanfaatan gelombang laut di pesisir Lombok, jelas Agus Rusyana Hoetman, Asisten Deputi bidang perkembangn Rekayasa, Kementerian Riset dan Teknologi sebenarnya sudah diteliti untuk pemanfaatannya dalam skala kecil oleh tim peneliti dari Universitas Mataram yang dipimpin oleh I Made Adi Sayogya.">, Rusyana Hoetman Agus explained, Assistant Deputy Engineering Develeopment division, Research and Technology Ministry has actually been studied for utilization in small scale by a team of researchers from the University of Mataram led by I Made Adi Sayogya. Ocean </span><span style="background-color: #ffffff" title="Energi arus laut dikonversikan menjadi energi mekanis untuk menggerakkan pompa air untuk memenuhi kebutuhan air bagi pertanian dan air bersih di pesisir.">currents energy is converted into mechanical energy to drive the water pumps to meet the water needs for agriculture and clean water on the coast.</span></span></p>
<p><span style="background-color: #ffffff" title="Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Lombok, Universitas Mataram juga mengembangkan sistem pembangkit listrik Mikro Hidro semi terapung tipe terowongan, untuk membantu masyarakat di pinggir sungai memperoleh listrik murah yang ramah lingkungan.">Meanwhile, to meet the electricity needs on the island of Lombok,</span><span style="background-color: #ffffff" title="Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Lombok, Universitas Mataram juga mengembangkan sistem pembangkit listrik Mikro Hidro semi terapung tipe terowongan, untuk membantu masyarakat di pinggir sungai memperoleh listrik murah yang ramah lingkungan."> University of </span><span style="background-color: #ffffff" title="Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Lombok, Universitas Mataram juga mengembangkan sistem pembangkit listrik Mikro Hidro semi terapung tipe terowongan, untuk membantu masyarakat di pinggir sungai memperoleh listrik murah yang ramah lingkungan.">Mataram also developed a system of Micro Hydro power generation semi-floating type of tunnel, to help people on the riverbank get cheaper electricity environmentally friendly. </span><span style="background-color: #ffffff" title="Pada sungai sedalam 2 meter dan lebar 2,75 meter serta berkecepatan aliran 2,45 meter/detik dapat membangkitkan listrik dengan daya hidrokinetik sebesar 3.371 Watt.">In the depth of 2 meters, width of 2.75 meters, and a speed of  2.45 meters/seconds, the river can generate electricity with a </span><span style="background-color: #ffffff" title="Pada sungai sedalam 2 meter dan lebar 2,75 meter serta berkecepatan aliran 2,45 meter/detik dapat membangkitkan listrik dengan daya hidrokinetik sebesar 3.371 Watt.">hydrokinetic </span><span style="background-color: #ffffff" title="Pada sungai sedalam 2 meter dan lebar 2,75 meter serta berkecepatan aliran 2,45 meter/detik dapat membangkitkan listrik dengan daya hidrokinetik sebesar 3.371 Watt.">power of 3371 Watt.</span></p>
<p><span>Source: <span style="background-color: #ffffff" title="Pada sungai sedalam 2 meter dan lebar 2,75 meter serta berkecepatan aliran 2,45 meter/detik dapat membangkitkan listrik dengan daya hidrokinetik sebesar 3.371 Watt."><em><a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/02/05/19485511/Energi.Hidrokinetik.dari.Selat.Lombok" target="_blank">Kompas</a></em><br />
</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://goodnewsfromindonesia.org/hidrokinetik-energy-from-the-lombok-strait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

